Kuliah tamu yang dihadiri oleh peserta
mulai dari mahasiswa/i Program Studi (Prodi) S1 dan D3 sampai dengan
Prodi Pascasarjana dan Prodi Profesi Akuntansi tersebut menjadi ajang
penyerapan ilmu dan diskusi oleh para peserta yang hadir.
Bapak Agung mengatakan pada awal kuliah,
“Gedung KPMG yang terdapat di Jurusan Akuntansi Universitas Syiah Kuala
hanya terdapat satu di dunia. Merupakan empati dari seluruh elemen KPMG
terhadap bencana tsunami, terkumpul 1juta Dollar untuk bantuan pengajaran di empat negara yang terkena dampak tsunami. KPMG mengucapkan terimakasih terhadap pihak USK, krrna sudah memberikan izin utk berkontribusi mebangun pendidikan di kampus.”
Pada akhir sesi kuliah tamu, beliau
mengatakan bahwa auditor harus memahami risiko audit, sehingga ketika
mengaudit, auditor sudah mengetahui apa yang akan di hadapi dan apa yang
harus di hindari. Auditor juga tidak boleh memberikan opini sebelum
memeriksa semua hal, dan harus mengetahui cara bisnis perusahaan agar
mengetahui risiko yang harus di hadapi.









